Graha Pena Lt.4- Jl. Park Way Batam Center

Semua Importir Mainan di Batam Belum Miliki SNI

Mainan anak di pasaran

Mainan anak di pasaran

Batam – Sebanyak 13 importir mainan di kota Batam belum ada yang memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mainan. Hal itu disampaikan Kepala Laboratorium Pengujian Badan Pengusahaan (BP) Batam, Afuan.

Ia mengatakan semenjak diberlakukannya aturan SNI pada mainan, terhitung pada tanggal 1 Mei 2014, BP Batam sudah tidak mengeluarkan lagi izin impor mainan anak kecuali bagi importir yang melampirkan sertifikasi SNI.

“Jadi mainan yang saat ini beredar dilakukan pembinaan dan pengawasan, dalam hal ini oleh kementrian perdagangan dan kepolisian, setelah Oktober nantinya sudah harus sesuai ketentuan yang berlaku,” Ujarnya.

Staf khusus laboratorium pengujian BP Batam, Lilik Ponco Priyo Atmojo menambahkan, BP Batam telah memberikan sosialisasi kepada importir mainan terkait proses dan cara mengurus SNI pada mainan.

“Bahkan ada juga beberapa importir yang sudah kami panggil, kami sampaikan BP Batam siap membantu dalam arti kata mendampingi langsung datang ke LS-Pro, cara-cara pengurusan dokumen lainnya, tapi sementara memang belum ada yang mengurus,” Ungkapnya.

Menurut Ponco, masih belum adanya importir mainan di Batam yang mengurus sertifikasi mainan dikarenakan tingginya biaya pengurusan. Namun Ponco mengakui kebijakan SNI pada mainan anak sangat penting untuk menjaga konsumen.(NM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>